Pelembab Wajah Bisa Bikin Jerawatan?

Tak ingin wajah jadi "meriah" akibat jerawat yang meradang di sana-sini? Ketahuilah bahwa ada hal-hal yang tanpa kita sadari bisa menyebabkan jerawat. Bukan hanya karena malas mencuci wajah saja, tetapi hal-hal di bawah ini bisa menyebabkan jerawat menjadi aksesori pada kulit wajah Anda.


Hormon

Perhatikan waktu-waktu kedatangan dan kepergian si jerawat. Jika ia datang cukup teratur, yakni sekitar waktu-waktu menjelang siklus menstruasi Anda, berarti hal ini diakibatkan oleh siklus menstruasi Anda.

Stres
Jika Anda sering merasakan stres, memendam marah, dan hal ini tidak terkait dengan jadwal siklus menstruasi Anda, maka bisa jadi ini adalah masalah stres. Faktanya, saat stres, tubuh kita memproduksi lebih banyak androgen yang memicu jerawat.

Telepon
Ketahuilah, bahwa telepon menyimpan banyak bakteri, dan ketika telepon Anda memanas saat Anda bertelepon lama, ia akan membuka pori-pori Anda, saat itulah bakteri menemukan jalannya ke pipi Anda. Plus, iritasi akibat radiasi telepon saja sudah cukup mengganggu keseimbangan kulit Anda. Selain telepon, barang-barang lain yang sering menempel pada wajah juga bisa menimbulkan jerawat, seperti busa helm yang menempel di sisi wajah, contohnya.

Krim pelembab wajah
Krim pelembab wajah yang tidak tepat dengan jenis kulit wajah Anda pun bisa menyebabkan penyumbatan pori-pori yang berujung pada wajah berjerawat. Pastikan Anda memilih jenis pelembab yang tepat dengan jenis kulit wajah Anda.

Sinar matahari
Sinar matahari yang mengenai kulit wajah bisa menyebabkan kulit menebal. Karena kulit menebal, ia akan menutup pori-pori, dan bisa mengakibatkan jerawat muncul.

Kosmetik berpigmentasi tinggi
Coba ganti tipe kosmetik dekoratif Anda dengan yang terbuat dari mineral. Ingat, bahwa semakin tinggi konsentrasi pigmen pada kosmetik, semakin tinggi kemungkinannya untuk menutupi pori-pori wajah. Jika pori-pori wajah tertutup/menyempit, akan mempertinggi risiko kulit timbul jerawat.

Krim dan sabun pencuci wajah
Jika Anda salah memilih sabun pencuci wajah, atau Anda tidak tuntas membilas pencuci wajah, maka besar kemungkinan residu dari sabun pencuci wajah tersebut menimbulkan jerawat karena kulit teriritasi atau menyumbat pori-pori.

Rambut
Rambut pun bisa jadi penyebab jerawat. Khususnya rambut kotor yang sering menerpa wajah. Karena itu, beberapa dokter kulit bahkan menyarankan agar wanita yang memiliki kecenderungan wajah berjerawat untuk mengikat rambutnya saat tidur. Anda tak pernah tahu kondisi sebenarnya rambut Anda. Karena jika Anda tidak keramas di malam hari, kotoran seharian akan menempel pada rambut dan bisa saja menempel pada wajah. Selain itu, kondisioner yang tak bersih setelah keramas pun juga bisa menyumbat pori-pori kulit jika rambut sempat menyeka wajah.

Sumber: Kompas

0 komentar:

Post a Comment